Minggu, 26 Januari 2014

Nama Muhammad S.A.W terdapat di dalam taurat dan injil

Untuk pembukaan dari pembuktian bahwasannya nama Muhammad terdapat di dalam Taurat maupun Injil adalah terletak di dalam Surat Al-A’raaf ayat 157.

Allah Swt berfirman :
(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma'ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya. memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Quran), mereka itulah orang-orang yang beruntung.
            Ayat di atas menjelaskan bahwasannya Nama Muhammad terdapat di dalam Taurat dan Injil. Untuk lebih membuktikannya. Mari kita buka Alkitab sekarang dipercayai Umat Yahudi dan Nasrani. Di bawah ini untuk lebih jelasnya dan kita lihat ayat di dalam Alkitab tersebut.

Di dalam Perjanjian Lama (Taurat), disebutkan di dalam Surat Kidung Agung pasal 5 ayat 16.
Di dalam bahasa Ibrani (bahasa aslinya) yang berbunyi:
Hikko Mamittakim we kullo Muhammadim Zehdoodeh wa Zehrace Bayna Jerusalem.
Tetapi orang-orang telah mengganti Nama Muhammad dengan kata “love atau indah”. Sedangkan kata im setelah Muhammad itu adalah kata untuk penghormatan bagi namanya.

Di dalam Perjanjian Baru (Injil) disebutkan di dalam Surat Yohannes pasal 16 ayat 7. Yang berbunyi :
Yesus berkata : Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.
Ayat di atas menyebutkan kata “Penghibur”, penghibur dalam bahasa Ibrani adalah Paracletus, Paracletus dalam bahasa Arab berarti Ahmad / Muhammad. Jadi Penghibur yang dimaksud adalah Muhammad, dan dipertegas lagi di dalam Al-Qur’an di dalam Surat Ash-Shaaf ayat 6.
Allah Swt berfirman :
Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)." Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar